Mencicipi Kehangatan Kuliner Magelang 2026: A Heartwarming Choice untuk Liburan Keluarga
Fashion, Travel Jan 05, 2026
Magelang selalu punya cara tersendiri untuk membuat siapa pun yang datang merasa rindu untuk kembali. Kota yang dikelilingi pegunungan ini tidak hanya menawarkan kemegahan Candi Borobudur, tetapi juga menyimpan lapisan kehangatan melalui ragam kuliner Magelang yang khas dan membumi—sebuah daya tarik yang semakin terasa kuat dalam lanskap kuliner Magelang 2026. Setiap kali saya berkunjung ke sini, rasanya selalu ada yang kurang jika belum duduk santai sambil menikmati hidangan lokalnya. Bagi kamu yang sedang merencanakan liburan keluarga di tahun 2026, menjelajahi kuliner keluarga Magelang bisa menjadi pengalaman yang ramah di lidah sekaligus menenangkan jiwa.
Berwisata kuliner bersama keluarga saat liburan keluarga Magelang tentu punya tantangan tersendiri. Kita perlu mencari tempat makan keluarga Magelang yang menunya cocok untuk lidah orang tua, mudah diterima oleh anak-anak, serta memiliki suasana nyaman untuk berkumpul dalam waktu lama. Berdasarkan pengalaman saya menyusuri sudut-sudut kota ini, dalam konteks kuliner Magelang 2026 ada beberapa pilihan menu dan tempat makan yang terasa pas untuk melengkapi momen kebersamaan bersama orang-orang tersayang selama liburan keluarga Magelang, tanpa harus mengorbankan kenyamanan maupun cita rasa khas Magelang.
Baca juga : Nyari Tempat Meeting Dekat Borobudur? Kedai Bukit Rhema Ternyata Cocok Buat Duduk Agak Lama
Menikmati Hidangan Ikonik yang Kaya Rempah

Jika berbicara tentang identitas rasa dalam wisata kuliner Magelang 2026, satu nama yang hampir pasti muncul di ingatan saya adalah Mangut Beong. Hidangan ini menjadi salah satu makanan khas Magelang yang paling merepresentasikan kekayaan rempah daerah ini. Ikan beong sendiri merupakan ikan endemik yang banyak ditemukan di Sungai Progo, dengan tekstur daging yang sekilas mirip ikan lele, namun lebih tebal dan kenyal. Biasanya, ikan ini disajikan dengan kuah santan berwarna oranye kemerahan yang kaya akan bumbu rempah, menciptakan sensasi rasa yang kuat dan berkarakter.
Bagi saya, mencicipi Mangut Beong adalah cara paling pas untuk mengenal karakter masakan Magelang yang berani dan medhok. Rasa pedasnya cukup terasa, tetapi masih seimbang dengan gurihnya santan yang lembut. Jika kamu membawa orang tua yang menyukai masakan tradisional Jawa, menu ini bisa menjadi pilihan menarik saat menjelajahi kuliner keluarga Magelang dekat Borobudur. Namun, karena tingkat kepedasannya cenderung cukup kuat, ada baiknya menanyakan terlebih dahulu level pedas sebelum memesan, terutama untuk anggota keluarga yang kurang menyukai makanan pedas.
Selain Mangut Beong, hidangan lain yang tidak boleh terlewatkan dalam perjalanan wisata kuliner Magelang adalah Sop Senerek. Berbeda dengan sop pada umumnya, Sop Senerek Magelang memiliki pengaruh kuat dari kuliner Belanda. Isian utamanya terdiri dari kacang merah (senerek), bayam, wortel, serta potongan daging sapi atau ayam. Kuahnya bening, namun kaya aroma pala dan lada yang menghadirkan rasa hangat. Menyeruput Sop Senerek di tengah udara Magelang yang sejuk, terutama setelah berkeliling kawasan Borobudur, terasa seperti mendapatkan pelukan hangat. Tak heran jika hidangan ini menjadi salah satu makanan khas Magelang yang populer untuk sarapan maupun makan siang karena ringan, sehat, dan tetap mengenyangkan.
Pilihan Kuliner yang Ramah untuk Anak-Anak

Mencari makanan untuk anak-anak saat liburan kadang membuat kita sebagai orang tua harus sedikit memutar otak. Beruntungnya, Magelang memiliki menu yang hampir selalu disukai oleh anak-anak, yaitu Nasi Goreng Magelangan. Apa yang membuatnya berbeda dari nasi goreng biasa? Jawabannya ada pada campuran mie dan nasi yang dimasak bersamaan.
Di tempat lain, menu ini mungkin dikenal dengan sebutan nasi ruwet. Teksturnya yang beragam antara nasi yang gurih dan mie yang lembut menciptakan sensasi makan yang menyenangkan bagi si kecil. Biasanya, Nasi Goreng Magelangan dimasak dengan sedikit kecap manis dan bumbu bawang yang harum, menjadikannya pilihan aman untuk lidah anak-anak yang belum terbiasa dengan masakan pedas atau rempah yang terlalu tajam. Saya pribadi sering memesan menu ini jika sedang ingin makan sesuatu yang simpel namun memuaskan.
Selain nasi goreng, Sop Senerek yang saya sebutkan sebelumnya sebenarnya juga sangat cocok untuk anak-anak. Kamu cukup meminta bagian kuah beningnya saja tanpa tambahan sambal. Kandungan protein dari kacang merah dan sayurannya membuat menu ini menjadi pilihan yang sehat untuk menjaga stamina anak selama perjalanan liburan. Rasanya yang cenderung manis gurih biasanya mudah diterima oleh mereka.
Tempat Makan dengan Suasana yang Memanjakan Mata

Makan bersama keluarga besar tentu lebih berkesan jika ditemani dengan pemandangan yang indah. Di Magelang, ada beberapa tempat yang menurut saya berhasil menggabungkan antara rasa masakan yang cukup baik dengan suasana alam yang luar biasa. Salah satunya adalah Kedai Bukit Rhema. Terletak di area yang sama dengan Gereja Ayam yang ikonik, kedai ini menawarkan pemandangan perbukitan Menoreh dan siluet Candi Borobudur dari kejauhan.
Momen favorit saya di sini adalah saat menikmati camilan singkong keju legendaris mereka sambil memandang hamparan hijau di bawah. Suasananya sangat tenang, cocok untuk kamu yang ingin berbincang santai dengan keluarga setelah lelah berkeliling candi. Udara segar di ketinggian ini menjadi bonus yang membuat nafsu makan biasanya bertambah.
Jika kamu mencari tempat yang sedikit lebih formal namun tetap terasa menyatu dengan alam, Menoreh Restaurant yang merupakan bagian dari Plataran Borobudur bisa menjadi pertimbangan. Arsitekturnya yang kental dengan nuansa Jawa klasik memberikan kesan mewah namun tetap hangat. Restoran ini dikelilingi oleh pepohonan rimbun dan menawarkan pemandangan langsung ke arah pegunungan. Meskipun harganya sedikit di atas rata-rata warung lokal, pengalaman dan kenyamanan yang ditawarkan untuk keluarga besar menurut saya cukup sepadan.
Pilihan lainnya yang juga menjadi favorit bagi banyak keluarga adalah Sekar Kedhaton. Lokasinya berada tidak jauh dari pintu masuk Candi Borobudur. Bangunannya mengusung tema rumah joglo besar yang sangat kental dengan nuansa heritage. Tempatnya sangat luas, sehingga kamu tidak perlu khawatir jika datang dengan rombongan besar. Menu yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari masakan Nusantara hingga Barat, sehingga setiap anggota keluarga bisa memilih sesuai selera masing-masing.
Catatan Kecil untuk Perjalanan Kamu
Menjelajahi kuliner di Magelang bukan sekadar soal kenyang, tapi tentang menikmati waktu yang melambat bersama orang-orang tersayang. Saran saya, jangan ragu untuk bertanya kepada warga lokal tentang tempat makan favorit mereka yang mungkin belum banyak masuk di peta digital, karena seringkali permata tersembunyi ada di warung-warung kecil pinggir jalan.
Selain itu, karena Magelang merupakan destinasi populer, ada baiknya kamu melakukan reservasi terlebih dahulu jika berencana makan di restoran dengan pemandangan bagus seperti Menoreh Restaurant atau Sekar Kedhaton, terutama saat akhir pekan atau musim liburan. Dengan begitu, kamu dan keluarga bisa mendapatkan tempat duduk terbaik tanpa harus mengantre lama. Semoga perjalanan kuliner kamu di Magelang nanti memberikan kenangan yang manis dan perut yang bahagia.